Pembinaan Anak-anak Salman ITB

Have a nice life 05

Posted by pasitb on June 19, 2007

Perjalanan mencari Tuhan
Raditya Eka Permana

Saya baru menyadari arti hakiki bahwa setiap manusia memang mengalami kehidupan sembari berproses. Dalam setiap alun proses tersebut sudah hampir pasti seseorang selalu akan membuat kesalahan. Hal itulah mungkin yang menyebabkan Tuhan (Allah) tidak sekonyong-konyong memvonis bahwa seseorang dinyatakan bersalah atau berdosa. Bahkan yang bersalah pun akhirnya bisa diampuni dosanya oleh Tuhan, bila mengakui kesalahan dan mau bertobat. Lebih dari itu, Tuhan Maha Berkuasa atas segala sesuatu, termasuk segala peraturan-peraturan yang telah dibuat-Nya, dalam arti : bisa saja Dia menganulir aturan-aturanNya sendiri. Sungguh kita patut bersyukur karena Tuhan adalah Yang Maha Kasih dan Penyayang.

 

Paragraf diatas mungkin hanya berlaku untuk anda yang ‘punya Tuhan’. Okelah … anda punya Tuhan. Namun, seberapa kenal anda dengan Tuhan anda sendiri? Saya sendiri, secara lisan memang berTuhan. Namun adakalanya saya lebih tunduk pada ‘fisik seorang wanita’ (Mary Jane). Saat itu saya patut bertanya : siapa sebenarnya Tuhanku.  (play the song that could cut your artery off)

 

Coba perhatikan manusia-manusia menonjol yang berada dalam lingkungan kita. Mereka menonjol pada segmen-segmen alami tertentu. Einstein, edison, newton, dan miller ‘mungkin’ menuhankan sain. Da vinci, van cough, dan shakespeare ‘mungkin’ menuhankan status avant garde. Jimmi hendrik, elvis, dan lennon ‘mungkin’ menuhankan nada. Hitler, firaun, dan nero ‘mungkin’ menuhankan power dan teritori. Gates, steve jobs, dan google ‘mungkin’ menuhankan semikonduktor. Maradonna, pele, dan ali ‘mungkin’ menuhankan kompetisi. Onasis, trump, dan raja minyak ‘mungkin’ menuhankan income. Bisa jadi justru sebagian golongan menganggap mereka semua sebagai Tuhan. Sementara orang-orang bertipikal seperti saya ‘mungkin’ menuhankan fisik seorang perempuan yang punya senyum indah.

 

Kekuasaan Tuhan tidak leleh secuilpun karenanya. Justru semua ini terjadi karena kuasa-Nya. Saya yakin kita semua akan kembali ke Tuhan yang hakiki. Manusia akan selalu berproses menuju Tuhan. Di suatu saat dimana kita menemui kehampaan di setiap tuhan-tuhan kecil kita, disitulah fitrah kita menuntun kembali diri menuju Tuhan. Disaat kita belum menemui kehampaan tetapi sudah harus dijemput oleh Tuhan, berarti Tuhan sangat menyayangi kita. Kita tidak akan pernah tahu apa yang diinginkanNya. Tiada keinginan melainkan keinginanNya Yang Maha Bijaksana. Bagi saya Tuhan yang nyata yang harus selalu dijaga seharusnya adalah ibu saya. Bukan MJ.

MJ : everybody needs help, peter. Even spiderman.

Sudahkah anda menelpon ibu anda hari ini ?
Peace
Raditya Eka Permana

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: